Jenis Makanan Yang Bisa Membuat Sakit Kepala

Jenis Makanan Yang Bisa Membuat Sakit Kepala - Anda pernah merasakan Sakit Kepala tiba-tiba? Bisa jadi sakit kepala yang anda rasa disebabkan oleh makanan yang baru saja anda konsumsi. Migrain memang jenis sakit kepala yang cukup menyebalkan. Datangnya tiba-tiba dan disebabkan oleh banyak hal. Mulai dari tubuh yang kelelahan, stress, hingga makanan. Untuk mencegah migrain, tentunya Anda harus menjaga kondisi tubuh agar tetap fit, menghindari stress serta berhati-hati terhadap beberapa makanan berikut ini.


Sakit Kepala

Makanan yang mengandung tyramine

Tyramine adalah jenis asam amino yang diduga menjadi penyebab sakit kepala. Kemunculannya dapat mengurangi kadar serotonin dalam otak sehingga membuat peredaran darah tidak lancar. Tyramine, seperti dikutip dari indiatimes ditemukan pada menu makanan seperti keju, cokelat, minuman beralkohol.

Minuman atau makanan yang mengandung alkohol

Dr Sunita Dube, seorang ahli diet mengatakan bahwa dalam alkohol (misalnya wine), terdapat zat phytocemicals yang disebut juga phenols. Phenols adalah pemicu sakit kepala. Inilah mengapa sebagian besar orang yang gemar mengonsumsi alkohol setelahnya selalu merasa pusing dan sakit kepala.

Cokelat

Tyramine juga ditemukan dalam cokelat. Namun, bedanya di saat bersamaan, cokelat membantu melepaskan hormon endorfin sehingga tidak setiap makan cokelat seseorang mengalami sakit kepala. Umumnya, cokelat akan memperparah sakit kepala saat seseorang sedang mengalami stress berat atau mengalami perubahan hormonal.

Kopi

"Kopi adalah minuman yang membuat orang ketagihan." Minum kopi memiliki sisi baik dan buruk. Sisi baiknya, kandungan antioksidannya cukup tinggi, selain itu kopi juga membantu memperlancar pencernaan. Namun, sebagian orang tidak tahan mengonsumsi kopi karena sensitif terhadap kafein. Apabila Anda sakit kepala, baiknya hindari kopi dan lebih banyak istirahat saja.

Gula

Gula alami yang terdapat pada buah dan sayur-sayuran masuk kategori aman untuk dikonsumsi. Hal tersebut dikarenakan jumlahnya tidak terlalu berlebihan dan mudah dicerna tubuh. Sedangkan gula refinasi sudah berubah komposisi kimiawinya. Inilah yang menyebabkan gula dapat memicu munculnya sakit kepala.