Prediksi Hasil Survei, Agusrin-Imron Menang Telak

0

BENGKULU, terupdate.id – Direktur Eksekutif Fixpool Media Polling, Muhammad Anas menyebutkan survei terakhir yang mengunggulkan Agusrin Imron tidak akan jauh berubah akibat peristiwa-peristiwa politik detik-detik terakhir. Dengan begitu apa yang disampaikanya ini mengartikan, bahwa Agusrin-Imron akan menang secara telak pada kontestasi hangat ini.

“Pengaruh strong voters, yaitu pemilih yang tidak mungkin berubah dengan alasan apapun. Masing-masing Paslon mengalami kenaikan, Agusrin Imron sebesar 35,9%, Rohidin Rosjonsyah 22,3% dan Helmi Muslihan 11,2%. Di sini terlihat Agusrin Imron Menang di atas 13%,” ungkap Anas, Senin (7/12/20).

Ia juga menyebutkan, bahkan money politic pun hanya bisa merubah maksimal 3% suara, sedangkan selisih survey terakhir di atas 10%. Menurutnya kebanyakan penerima money politic, mereka hanya menerima tetapi tidak memilih dan ada pula yang tidak mau menerima money politik. Jadi hanya sedikit yang menerima money politic dan memilih.

Kekuatan figur dan kinerja dan terobosan besar yang dirasakan masyarakat saat Paslon menjabat juga berpengaruh, kebetulan ketiga kandidat pernah menjabat kepala daerah.

“Kita tahu Pak Helmi menjabat Walikota, Pak Rohidin Gubernur Bengkulu dan Pak Agusrin pernah jadi Gubernur. Masyarakat akan melihat siapa diantara ketiganya yang mempunyai terobosan besar ketika memimpin,” sampainya.

Ia juga mengatakan, penampilan debat juga berpengaruh pada elektabilitas Paslon. Hal itu dinilai dari bagaimana Paslon menguasai panggung, bagaimana performance meyakinkan publik dengan ulasan dan bahasa yang mudah dipahami masyarakat.

“Tentu Paslon yang tidak banyak retorika dan tidak muluk-muluk akan lebih mudah dipahami masyarakat,” ungkap Anas.

Kemudian hal yang berpengaruh pada elektabilitas calon menurut Anas adalah masifnya deklarasi dukungan komunitas, kelompok masyarakat terhadap Paslon sebulan terakhir.(red/kay)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.